Aku..layaknya seorang gadis kecil yang menari-nari dalam kegundahan
Menari-nari sambil bernyanyi kecil di dalam kekosongan
Menyanyikan sebuah lantunan lagu yang mengisyaratkan kecewa hati
Kecewa yang tak pernah diharapkan ada
Kecewa yang hanya membuat gila
Kecewa yang terlalu pahit karena dusta
Entah dusta, atau mungkin hanya kesalahpahaman semata
Kesalahan yang datang diiringi keraguan
Ragu? terlalu sering rasanya kata itu terukir di otakku
Aku terlalu meragu akan semua lakumu
Lakumu yang berliku..
yang kadang terlalu memadu untuk wanita bodoh seperti aku
Aku kecewa..aku menderita
Kemampuanku hilang..aku lemah..tak berdaya
Layaknya seorang gadis kecil yang berhenti menari,
Berhenti karena bosan dengan irama yang tak pernah terdengar indah
Kadang aku bertanya
sampai kapan kau goreskan keraguan ini?
sampai kapan kau tak berikan aku isyarat pasti?
Entah..
Entah kapan kepastian itu akan datang
Kepastian yang bagaikan sebuah mimpi yang slalu dinanti-nanti
Kepastian yang mungkin membuatku menari-nari dengan irama yang indah
Irama tentang kisah cinta
Yang tak akan ada lagi keraguan yang mampu menebaskan gundah
dan kecewa..
Tapi aku masih,
Entah...
No comments:
Post a Comment